Serounication Journey: Bulan Komunikasi 2024

Bulan Komunikasi adalah agenda tahunan Departemen Ilmu Komunikasi FISHIPOL UNY yang digawangi oleh Himakom UNY. Bulan Komunikasi menjadi agenda spesial karena setiap rangkaiannya memiliki proses pemaknaan yang mendalam. 2024 ini, Bulan Komunikasi mengusung tema “Serounication” Serenity Through Communication yang memiliki arti “Ketenangan Melalui Komunikasi”. Merujuk pada tema besar Bulan Komunikasi 2024 yang mengangkat tema mengenai Kesehatan Mental dan Psikologi Komunikasi, ketenangan diposisikan sebagai sebuah tujuan yang hendak dicapai dalam proses ini. Bulan Komunikasi 2024 menghadirkan berbagai rangkaian menarik di dalamnya, dimulai dari NASCOM “National Symposium of Communication Science”, KOMISION “Bulan Komunikasi International Short Movie Competition”, ECODECO National Competition, Pameran Karya PRASASTI, dan ditutup dengan Awarding Night. Rangkaian panjang ini dimulai sejak bulan September hingga Desember 2024, dan telah tuntas memukau banyak kalangan. 

Perjalanan Serounication dimulai dari proses pemaknaan diri, mengenal tentang Psikologi Komunikasi secara mendalam yang diimplementasikan pada rangkaian NASCOM “National Symposium of Communication Science”. Seminar Nasional yang mengangkat topik “Navigating Gen Z Mental Health Through Communication in Digital and Real Worlds”. Diselenggarakan pada Kamis, 10 Oktober 2024 di Auditorium UNY. Mendatangkan berbagai narasumber terkemuka dan ahli di bidangnya. Diantaranya, Irma Gustiana Andriani, S.Psi., M. Psi., Psikolog, sebagai Keynote Speaker, serta Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph. D., Psikolog, Dr. Kartika Nur Fathiyah, S. Psi., M. Si., Psikolog, Chatia Hastari, Ph. D, dan Marcella Ismanto sebagai Panelis. Tepat di hari kesehatan mental kemarin, 10 Oktober 2024 NASCOM mengajak peserta untuk memahami lebih dalam bagaimana media dan informasi digital dapat mempengaruhi kesehatan mental. (selengkapnya baca disini)

Cerita Serounication selanjutnya berlabuh pada agenda Bulan Komunikasi International Short Movie Competition atau “KOMISION”. Ajang kompetisi film internasional ini begitu bergengsi di kalangan sineas di berbagai belahan dunia. Masih selaras dengan tajuk “Serenity Through Communication”, KOMISION membuktikan bahwa film pendek adalah medium yang kuat untuk menyuarakan realitas sosial dan budaya, sekaligus menjadi jembatan bagi sineas muda untuk berkarya. Acara ini memberikan ruang apresiasi dan eksplorasi bagi talenta baru, mempertemukan audiens dengan karya-karya inspiratif yang membawa perspektif baru. Agenda ini menghadirkan karya film pendek terbaik dari 5 benua. Diantaranya negara-negara yang menjadi partisipan dalam KOMISION 2024 adalah Indonesia, India, Australia, Nigeria, Meksiko, dan Turki. Dalam agenda KOMISION ini menghadirkan spesial Screening Film dan Talkshow pada 17 Oktober 2024. Bertempat di Ruang Sinema Museum Pendidikan Indonesia UNY. Dihadiri oleh Dosen Ilmu Komunikasi UNY, Mahasiswa Ilmu Komunikasi dari berbagai Universitas serta Komunitas Film di D.I. Yogyakarta. KOMISION juga menghadirkan narasumber Dyna Herlina, Ph.D. Dosen Ilmu Komunikasi UNY sekaligus co-founder Jogja Netpac Asian Film Festival (JAFF) dan Kajian Film Indonesia (KAFEIN). Melalui sesi talkshow ini, peserta diajak memahami berbagai dinamika industri film, audiens, serta tantangan yang dihadapi sineas, khususnya di Indonesia. Tidak kalah seru, sesi selanjutnya Screening Film  yang menampilkan serta membedah 3 film terpilih yakni “Coba Lagi” karya LKM Ilmu Komunikasi UNY, “Mau Tahu?” karya Noise Filme Jogja Film Academy, dan “Marionette dan Tali-Tali yang Menjeratnya” karya MilkyWay Studio ISI Yogyakarta.

Rangkaian selanjutnya adalah ECODECO National Competition. Kegiatan ECODECO menjadi sebuah ajang perlombaan tingkat nasional yang terbagi menjadi beberapa kategori lomba. Diantaranya lomba artikel jurnalistik, lomba campaign, lomba lukis, dan lomba fotografi. Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka pada 27 Juli hingga 30 September 2024. Lebih dari 100 karya telah tersaring dalam rangkaian ECODECO ini. Diantaranya terdapat 34 peserta yang melakukan submisi pada cabang lomba fotografi, 30 pada cabang lukis, 9 pada campaign, dan sebanyak 29 pada cabang perlombaan jurnalistik berasal dari Sabang hingga Merauke. Kemudian karya yang telah terhimpun dinilai oleh jajaran Dewan Juri yang dilaksanakan pada 16 Oktober 2024. Beberapa karya terpilih akan mendapatkan kejuaraan yang diumumkan saat Awarding Night Bulan Komunikasi 2024. Tak hanya itu, karya yang beruntung diabadikan dalam pameran karya Prasasti Vol.3. 

Rangkaian selanjutnya adalah Pameran Karya PRASASTI Vol.3. Panggung Apresiasi Karya Seni Tahunan Keilmuan Komunikasi atau PRASASTI menjadi ajang apresiasi karya bagi para insan Ilmu Komunikasi serta peserta ECODECO dalam bentuk pameran seni. Diselenggarakan pada 2-4 November 2024 di Langgeng Art Foundation Yogyakarta, PRASASTI menceritakan tentang “Harmonius Resonance” sebuah refleksi tentang peristiwa mental yang dialami masing-masing anggota keluarga. Merujuk pada tema keluarga, setiap anggota keluarga pasti memiliki pemaknaan peran dan kondisi mental yang berbeda-beda. Pameran ini menghadirkan 60 kreasi karya mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY serta karya dari para submitter Lomba ECODECO sebelumnya yang terdiri dari siswa hingga mahasiswa tingkat nasional. PRASASTI kali ini memamerkan beberapa karya mulai dari jurnalistik, seni instalasi, lukisan, fotografi, campaign, dan film pendek hasil karya dari Lomba KOMISION. Pameran ini sukses mendulang respon positif dan meraih lebih dari 350 pengunjung dalam tiga hari pameran berlangsung. 

Menjadi penutup dalam rangkaian Bulan Komunikasi 2024. Awarding Night Bulan Komunikasi berkolaborasi dengan McCarty untuk menyuguhkan pentas seni dan penganugerahan kejuaraan Bulan Komunikasi 2024. 10 Desember 2024 dan Auditorium UNY menjadi saksi malam penuh bintang dan dendang lagu yang menyenangkan. Menghadirkan solo vocal, band, tari tradisional, dan modern dance menambah suasana riuh gembira malam itu. Agenda ini semakin ciamik berkat agenda pengumuman pemenang dalam rangkaian Bulan Komunikasi 2024. Diantaranya adalah, 

Juara KOMISION International Short Movie Competition 

  1. The Winner: Teamul (Kahramanmaras Sutcu Imam University, Turkey)
  2. Best Director: Anfani Ikeyin (Goldentop Pictures, Teamshootmovies of Popecontent Multimedia, Nigeria)
  3. Best Screenplay: Mau Tahu? (Noise Films, Jogja Film Academy)
  4. Best Cinematography: Sepotong Senja Dari Tuhan
  5. Best Actor: Menyapa Terang di Ujung Malam (Sejengkal Picture, UIN Sunan Kalijaga)
  6. Best Actrees: Ephemeral (Kofiekom, Universitas Negeri Surabaya)

Juara ECODECO National Competition

  1. Lukis

The Winner: Arruna Listya Pramesti (SMK Negeri 3 Kasihan)

Runner Up: Dhony Setiyawan (Universitas Negeri Yogyakarta)

  1. Fotografi

The Winner: Fauzan Ashshiddiqi (Universitas Negeri Yogyakarta)

Runner Up: Engros Yanuar Wicaksono (ISI Yogyakarta)

  1. Artikel Jurnalistik 

The Winner: Ghita Maulida Ulyanisa Adibah (Universitas Islam Negeri Antasari)

Runner Up: Mayada Azizah Cahyaningrum (Politeknik Keuangan Negara STAN)

  1. Campaign

The Winner : Tim Jatayu (Universitas Negeri Yogyakarta)

Runner Up : Tim Mudabisa Creative (Universitas Negeri Yogyakarta)

Perjalanan panjang Bulan Komunikasi 2024 telah tuntas, dimulai dari rangkaian NASCOM hingga Awarding Night menjadi salah satu pemaknaan arti psikologi dan komunikasi yang begitu mendalam. Setiap rangkaian acara pada Bulan Komunikasi memiliki esensinya tersendiri untuk dapat mengoptimalkan adanya kontribusi sosial sebuah rangkaian acara khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu kesehatan mental yang banyak terjadi. Menguatkan makna khusus pada proses identifikasi masalah isu kesehatan mental, penguatan pesan kesadaran terhadap isu kesehatan mental, hingga mengakomodasi proses penyembuhan dan penerimaan individu mengenai kondisi kesehatan mentalnya, Bulan Komunikasi 2024 berusaha untuk membentuk ruang inklusif yang aman dan bersifat terbuka bagi setiap insan komunikasi dalam berkarya serta memaknai momentum apresiasi tersebut. Sampai jumpa di Bulan Komunikasi 2025!

Serounication, To be Heard and To be Healed.

Penulis:

Muhammad Zacky Kusnail 

Vania Casimira Trani Wisanti 


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *